jaman sekarang jaman dimana semua serba cepat baik mengirim pesan mataupun kita ingin makan tidak usah keluar rumah cukup di rumah dengan mebuka aplikasi yang sudah di ada yang di sediakan makanan pun akan di antar dengan cepat dan mudah
dikarenakan jaman sekarang sudah ada tenologi digital dimana semua nyaaa menjadi mudah dan cepat .tetapi dari kemudahan tersebut tersimpan dampak negatif dan positif dari kemajuan teknologi digital di ujaman era melinial
individu.
Sebagai contoh, salah satunya adalah facebook. Situs yang cukup besar ini menjadi salah satu media sosial yang paling banyak orang gunakan. Tidak hanya untuk menambah jaringan pertemanan di dunia maya, facebook juga menjadi sarana promosi dalam bisnis. Manfaat facebook bagi user sangatlah berguna, terlebih untuk menjalankan bisnis, baik itu bisnis kecil maupun bisnis besar.
- Membantu individu dalam mencari informasi
Dalam mencari informasi yang baru dan masih hangat, maka teknologi informasi dan juga komunikasi sangat memegang peranan yang penting. Dengan adanya arus informasi yang menjadi jauh lebih cepat, maka individu akan menjadi lebih mudah dalam mencari informasi yang diinginkan.
Peranan internet terhadap prestasi belajar siswa menjadi salah satu momok yang cukup diperhitungkan. Dalam hal ini siswa dapat mengeksplor pikiran dan bahan pelajaran di sekolah mereka dengan mengakses informasi lebih luas dalam setiap mata pelajaran. Sehingga siswa tersebut memiliki pikiran yang tak hanya berlingkup dari sekolah saja tapi dari luar sekolah secara global.
- Media hiburan
Peanfaatan dari teknologi informasi dan juga komunikasi berikutnya adalah dalam hal hiburan. Teknologi informasi dan juga komunikasi saat ini mendukung media hiburan yang sangat banyak ragamnya bagi setiap orang. Contoh saja dari media hiburan berupa games, music, dan juga ideo, banyak orang yang bisa hilang dan juga lepas dai stress karena hiburan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini.
Fungsi teknologi dan informasi dan komunikasi juga dapat menjadi salah satu pilihan hiburan yang cukup simple bagi beberapa orang. Tidak hanya sebagai media informasi, penggunaan internet dapat menjadi salah satu hal pereganggan pipkiran, contohnya dengan menonton video yang banyak tersebar di internet.
Akan tetapi perlu di noted bahwa ajang hiburan ini sebagai hal positif untuk menghilangkan suntuk semata bukan untuk mengakses konten negatif yang membawa dampak buruk bagi user.
- Mepermudah komunikasi dengan individu lainnya yang jauh
Komunikasi merupakan salah satu hal yang paling utama yang harus dijalin oleh manusia, sebagai makhluk sosial. Dengan adanya teknologi informasi dan juga komunikasi, maka saat ini untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain menjadi jauh lebih mudah. Apabila pada jaman dulu kita harus menunggu berhari-hari menggunakan pos, maka saat ini, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kita bisa mengirim pesan dalam waktu hitungan detik, dengan cepat dan juga mudah.
Ini menjadi salah satu faktor pendorong penyebab teknologi komputer berkembang cepat. Chatting menjadi hal yang favorit bagi sebagian orang, terlebih saat ini penggunaan smartphone semakin meningkat di semua kalangan.
- Sharing dan berbagi file
File dan juga dokumen saat ini sudah merupakan kebutuhan dari setiap orang. Baik dari file music ataupun dokumen penting, bisa dibagikan dengan menggunakan internet yang merupakan produk dari teknologi informasi dan juga komunikasi. Setiap user dapat saling membagikan file dan dokumen dengan mudah, bahkan kita saat ini bisa menyimpan file yang kita miliki dengan mudah di dalam cloud storage, atau media penyimpanan di dalam internet.
Kegiatan membagikan file ke user tujuan tentunya memerlukan security yang cukup aman agar data yang di share tetap rahasia hingga user yang dimaksud menerima. Cara menjaga keamanan jaringan komputer perlu diperhatikan agar data yang dibagikan tetap terjaga.
- Memiliki banyak dampak positif dalam dunia pendidikan
Dampak lainnya yang paling terasa dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah dalam bidang pendidikan. Materi pelajaran dan segala hal yang berhubungan dengan pendidikan akan menjadi lebih mudah untuk diakses dan diperoleh. Sehingga hal ini pun akan membantu meningkatkan efektivitas dan juga efisiensi dari kebutuhan pendidikan itu sendiri bagi tiap individu di dalam kehidupan sehari-hari.
Inilah manfaat mempelajari ilmu komputer yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan tugas sekolah maupun tugas kuliah. Peranan teknologi memang tak dipungkiri juga turut andil dalam perkembangan dunia pendidikan yang lebih luas, dan lebih maju untuk kedepannya.
- Sebagai lokasi untuk bisnis jual beli
Saat ini, muncul banyak lapangan pekerjaan baru yang dihasilkan berkat adanya perkembangan teknologi informasi dan juga komunikasi, yaitu online shop dan juga bisnis online. Hal ini menggeser kedigdayaan penjualan barang melalu toko fisik, karena dianggap lebih murah, praktis dan juga lebih efisien dari segi pemasaran produknya.
Dengan adanya toko online ini, maka semakin banyak meningkatkan lapangan pekerjaan, dimana orang yang tadinya tidak memiliki pekerjaan akhirnya bisa memiliki pekerjaan dengan berjualan online. Disinilah fungsi sistem informasi dibutuhkan, juga bisa menggunakan media komunikasi online sebagai sarana mempromosikan bisnis.
- Membantu menyelesaikan masalah dengan mudah
Teknologi informasi dan juga komunikasi ternyata juga memiliki dampak yang positif dalam hal penyelesaian masalah. Dengan komunikasi yang menjadi lebih baik dan juga arus informasi yang cepat, maka teknologi informasi dan juga komunikasi dapat menjadi solusi bagi masalah anda.
Dampak Negatif
Meskipun memiliki banyak dampak positif, akan tetapi ternyata teknologi informasi dan komunikasi memiliki beberapa dampak negatif yang cukup mengganggu kehidupan sehari-hari. Kebanyakan dampak tersebut disebabkan karena penyalahgunaan dari teknologi informasi dan komunikasi, ataupun disebabkan karena kurangnya pemahaman user akan etika dan juga cara untuk menggunakan teknologi informasi dan juga komunkasi dengan baik dan juga benar.
Berikut ini adalah beberapa dampak negative dari teknologi informasi dan juga komunikasi:
- Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik
- Meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber
- Cyber Bullying
- Konten negative yang berkembang pesat
- Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas
- Menjauhkan yang dekat
- Mengabaikan tugas dan juga pekerjaan
- Mebuang-buang waktu untuk hal yang tidak berguna (baca juga: bahaya kecanduan internet)
- Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang
Hadapi Era Teknologi Digital, Interaksi Sosial Tetap Diperlukan
[unpad.ac.id, 31/12/2018]
Di era industri 4.0, perlu upaya khusus untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapinya. Berbagai kemudahan yang ditawarkan teknologi saat ini membuat masyarakat kurang berinteraksi melalui tatap muka langsung, sehingga dapat menimbulkan masalah pada aspek psikologis.

Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Tb. Zulrizka Iskandar menjadi pembicara kunci pada Seminar “Aku & Revolusi 4.0, My Dream My Future” yang digelar Biro Pelayanan dan Inovasi Psikologi (BPIP) Unpad di Bale Rumawat, Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat (28/12). (Foto: Tedi Yusup)*
“Bagaimanapun juga, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi. Saya pikir kedepannya kan banyak sekali yang menghadapi masalah-masalah stres,” ujar Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Tb. Zulrizka Iskandar saat menjadi pembicara kunci pada Seminar “Aku & Revolusi 4.0, My Dream My Future” yang digelar Biro Pelayanan dan Inovasi Psikologi (BPIP) Unpad di Bale Rumawat, Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat (28/12).
Tekanan hidup yang semakin kuat, persaingan semakin tinggi, dan semakin sedikitnya berinteraksi langsung dengan manusia menjadi tantangan sendiri bagi manusia di era industri 4.0. Jika tidak siap, stres pun akan meningkat.
“Marilah kita siapkan seperti apa manusia pada zaman industri 4.0 ini,” ujar Prof. Zulrizka.
Sementara itu, Dosen Fakultas Psikologi Unpad Eka Riyanti Purboningsih, S.Psi, M.Psi mengatakan bahwa teknologi menjadi salah satu faktor besar yang memengaruhi kehidupan manusia saat ini. Menururtnya, perubahan lingkungan sosial yang ditimbulkan teknologi dapat memengaruhi interaksi sosial masyarakat.
“Interaksi yang berubah karena teknologi kemungkinan besar akan mengubah identitas sosial,” ujar Eka.
Dijelaskan Eka, di setiap generasi, mulai dari baby boomers hingga generasi alpha, memiliki karakteristik yang berbeda dilihat dari lingkungan sosialnya masing-masing. Namun, di setiap zaman, ada karakteristik yang sama yang membuat orang di satu generasi dapat memiliki identitas sosial yang sama.
Diungkapkan Eka, untuk dapat memiliki kesejahteraan hidup di era industri 4.0, selain membutuhkan digital literasi dan digital safety, juga memerlukan caring. Eka menekankan bahwa meski teknologi semakin canggih, kebutuhan untuk berinteraksi langsung dengan manusia tetap diperlukan.
Dalam berinteraksi. dibutuhkan kepedulian tinggi satu sama lain. Berdasarkan penelitian yang Eka lakukan, adiksi pada teknologi dapat berakibat seseorang tidak peduli pada lingkungannya dan sebaliknya.
“Sentuhan dengan orang lain, itu likes atau loves yang paling besar kontribusinya bagi kebahagiaan seseorang,” ujar Eka.
Selain Eka, acara tersebut juga menghadirkan sejumlah pembicara yaitu Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Aulia Iskandarsyah, M.Psi., MSc., PhD, Rektor Institut Pradita Prof. Richardus Eko Indrajit, dan Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual ITB Dr. Intan Rizky Mutiaz.*
Kemajuan Teknologi Digital Bawa Dua Dampak Perubahan
KategoriBerita Kementerian | mth

Yogyakarta, Kominfo – Kemajuan pesat teknologi digital saat ini di seluruh negara-negara di dunia membawa berbagai dampak perubahan. Kondisi tersebut juga berlaku untuk Indonesia yang kini sedang mempersiapkan sebagai negara ekonomi digital.
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa Gun Gun Siswadi menjelaskan, ada dua aspek perubahan yang menjadi perhatian dari kemajuan teknologi digital di Tanah Air.
Gun Gun menyebutkan, aspek pertama adalah ketersediaan serta fasilitas infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kemudian aspek yang kedua, menyoal kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Pemerintah Indonesia kini telah memberikan fasilitas akses internet di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan daya pikir masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Gun Gun pada agenda kuliah umum di kampus UGM, Yogyakarta, Kamis (6/12/2018), bertema Nasionalisme di Era Digital.
Gun Gun mengungkapkan, dengan kemajuan teknologi digital kini maka diharapkan seluruh masyarakat dapat beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri guna memanfaatkannya secara positif. Menurutnya, transformasi era digital juga terjadi di bidang pendidikan, budaya dan sosial.
Rektor UGM Panut Mulyono menuturkan, diperlukan kesadaran bersama untuk terus mempertahankan serta makin meningkatkan rasa nasionalisme di era teknologi digital.
“Penanaman nasionalisme dalam dunia digital saat ini menjadi tantangan yang lebih besar. Kita tahu bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa. Generasi muda salah satu yang menikmati bonus demografi sebab sekitar 50 persen penduduk Indonesia adalah generasi muda, hal ini merupakan potensi yang baik,” ucap Mulyono
Mulyono menilai, tantangan lain di era teknologi digital saat ini adalah membangun budaya literasi digital guna memproteksi generasi muda dari pemanfaatan internet untuk aktivitas negatif. Menurut Mulyono, generasi muda Indonesia akan menjadi bagian dari penentu perkembangan negara Indonesia ke depannya.
Kuliah umum di UGM bertema Nasionalisme di Era Digital diikuti oleh sekitar seribuan mahasiswa. Pembicara lainnya turut hadir pada kuliah umum yakni Head of Community Bukalapak MS Fikri, President Director Gamatechno Indonesia M Aditya Arif Nugraha dan CEO Qiscus Evan Purnama.**
Memanfaatkan Media Digital untuk Kemajuan Pariwisata
Bagikan:

Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mengubah secara keseluruhan industri pariwisata melalui media digital. Dalam beberapa tahun terakhir, media digital telah berkontribusi dalam mempromosikan tujuan atau objek wisata.
Media mempunyai peranan krusial dalam pertumbuhan dan kemajuan pariwisata, salah satunya dengan menyampaikan informasi secara mendalam tentang objek-objek wisata yang dibutuhkan oleh turis domestik maupun mancanegara. Di era kemajuan teknologi, ada perubahan perilaku para turis di mana mereka menginginkan lebih banyak informasi mengenai objek wisata.
Turis atau konsumen lebih aktif mencari informasi di media sosial sebelum mereka berlibur ke suatu tempat. Setelah mereka berlibur, para turis seringkali membagikan pengalamannya mengenai hotel, restoran, maskapai penerbangan, dan objek wisata.
Kementerian Pariwisata mencatat bahwa pada periode Januari hingga Oktober 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mengalami pertumbuhan 24 persen dibanding periode yang sama pada 2016. Dengan capaian tersebut, Indonesia masuk dalam 20 besar sebagai negara-negara dengan pertumbuhan tertinggi.
Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun 2017 mencapai 14,04 juta orang atau naik 21,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 11,52 juta. Meskipun demikian, jumlah itu masih di bawah target junjungan wisman 2017 yang mencapai 15 juta orang. Kemepar menargetkan wisatawan mancanegara tahun 2018 mencapai 17 juta orang atau tumbuh sekitar 20 persen. Sementara target wisatawan keseluruhan mencapai 22 persen.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa mengatakan media digital dapat menumbuhkan daya tarik pariwisata akibat adanya akses informasi yang mudah diperoleh lewat media sosial. Perkembangan media digital yang melanda seluruh lapisan masyarakat mampu menumbuhkan objek wisata yang terpendam menjadi semakin dikenal dunia.
“Akses informasi yang bagus dapat memudahkan wisatawan menjangkau objek wisata yang ada,” ujar dia.
Apalagi saat ini bandara-bandara baru berstandar internasional sudah beroperasi untuk menunjang aksesibilitas turis mancanegara yang ingin ke Indonesia. Nusantara memiliki potensi tujuan wisata yang sangat luar biasa, mulai dari alam, pantai, laut, gunung, dan lain-lain.
Karena itu, generasi muda Indonesia harus mengunggah sesuatu yang bagus dan unik tentang objek wisata Indonesia di media sosial mereka. Saat ini, lanjut dia, sektor yang tepat untuk dikembangkan adalah sektor pariwisata, selain pembangunan ekonomi, sosial dan budaya.
“Pariwisata itu tetap tumbuh, di dunia itu tumbuh sekitar 5-6 persen, sedangkan di Indonesia pertumbuhan itu mencapai 22 persen,” kata dia.
Sementara itu, peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Novani Karina Saputri mengatakan Indonesia akan segera menyongsong bonus demografi pada 2030. Melimpahnya jumlah penduduk usia produktif tentu merupakan hal yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan capaian-capaian positif di berbagai bidang. Namun jumlah penduduk usia produktif yang melimpah saja tidak cukup untuk memaksimalkan bonus demografi. Penguasaan teknologi juga harus ditingkatkan untuk mendukung upaya tersebut.
Novani mengatakan bonus demografi akan maksimal kalau para penduduk usia produktif tersebut memiliki kesehatan yang layak, pendidikan dan keterampilan yang memadai. Hal lain yang tidak kalah penting adalah lapangan pekerjaan yang mampu memanfaatkan potensi mereka. Lapangan kerja itu harus menyesuaikan kondisi yang ada.
Kalau digitalisasi semakin maju maka mereka dituntut untuk beradaptasi dan menguasai perkembangan teknologi digital seiring dengan era digitalisasi yang semakin modern. Penguasaan teknologi digital adalah salah satu hal yang masih terbilang minim di Indonesia. Hal inilah yang harus diantisipasi dan diselesaikan oleh pemerintah menjelang bonus demografi.
akan tetapi teknoligi digital juga di sebut-sebut pisau ber mata dua seperti
okus pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber penerimaan negara dan elemen pendapatan nasional terbantu oleh kehadiran era digital di Indonesia. Menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia menjadi target sektor pariwisata Indonesia.
Menurut Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho, tugas pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Indonesia semakin mudah berkat kehadiran media sosial. Hal ini ia sampaikan dalam seminar publik bertajuk “Eco Tourism: Globalizing Local Communities Without Impacting the Environment” yang diadakan di Jakarta, 28 September 2016.
Perkembangan media sosial bisa dengan cepat menghadirkan gambaran mengenai alam dan kehidupan masyarakat di Indonesia kepada penduduk-penduduk negara lain di seluruh dunia. Sementara itu, banyak daerah yang akhirnya menjadi lebih terbuka seiring dengan meningkatnya kunjungan ke daerah-daerah wisata baru.
Bagai pisau bermata dua, kehadiran media sosial juga memberikan tantangan tersendiri bagi pemerintah terkait dampak pengenalan pariwisata Indonesia kepada masyarakat global. Masalah yang menjadi fokus perhatian pemerintah adalah mencari cara untuk memperkenalkan pariwisata daerah dengan tetap menjalankan konsep ekowisata, yakni melestarikan lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat di area-area tujuan pariwisata Indonesia.
Yanuar memberikan contoh satu dampak negatif era digital, yakni ketika kasus swafoto di area pariwisata yang justru merusak lingkungan tersebut, misalnya saja kasus swafoto di Taman Bunga Amarylis, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Beberapa pengunjung asyik swafoto sambil mencari sudut terbaik dengan menginjak bunga-bunga di taman tersebut dan kemudian dibagikan di akun media sosial.
Kurangnya edukasi penggunaan media sosial yang baik dan benar menjadi masalah serius bagi sektor pariwisata. Demi eksistensi, para pengunjung banyak yang tak memedulikan pelestarian lingkungan pariwisata yang dikunjungi.
Yanuar menambahkan, pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan mempelajari lingkungan dan kehidupan di daerah tersebut. Pengembangan pariwisata jangan sampai menghilangkan identitas asli penduduk setempat, seperti makanan khas, kebudayaan, dan adat istiadat.
Membentuk tim pengelola yang profesional dan pembuatan peraturan yang tidak merugikan lingkungan setempat diyakini dapat mewujudkan konsep ekowisata yang baik. Harapannya, tak akan ada lagi kasus swafoto yang merusak taman bunga dan rusaknya terumbu karang di Nusa Penida, Bali yang dicorat-coret oleh wisatawan
Dampak Positif dan Negatif Teknologi terhadap 4 Aspek Besar
2 Desember 2018 21:59 Diperbarui: 3 Desember 2018 06:00 46142 0 0
Halo teman-teman yang saya kasihi kali ini saya akan memberi tahukan tentang dampak positif dan negatif dari teknologi bagi 4 aspek besar. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan.
Dalam akhir-akhir ini, teknologi yang pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia. Berikut dampak positif dan negatif dari keempat aspek tersebut.
1. Bidang Ekonomi
— Positif:
- Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi
- Pertumbuhan ekonomi akan semakin tinggi
- Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
- Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan
- Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk
- Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu
- Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
- Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak
- Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah
- Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
- Pemanfaatan teknologi untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce
— Negatif:
- Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
- Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental instant
- Adanya aksi tipu menipu dalam proses jual beli online yang dapat merugikan beberapa pihak;
- Dengan jaringan yang tersedia seperti yang terdapat pada beberapa situs yang menyediakan perjudian secara online, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya
- Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima
2. Bidang Sosial
— Positif:
- Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antar manusia dari suatu tempat ke tempat yang lain
- Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat
- Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat
— Negatif:
- Dengan makin pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah,yang asalnya face to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi hampa
- Seseorang yang terus-menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis
- Dengan pesatnya teknologi informasi, baik internet maupun media lainnya,membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi,pornoaksi,maupun kekerasan makin mudah
- Interaksi anak dan computer yang bersifat satu (orang) menhadap satu (mesin) mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial
- Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani
3. Bidang Budaya
— Posiif:
- Mempermudah seseorang di suatu Negara mengetahui berbagai macam budaya yang ada di belahan bumi yang lain
- Mempermudah adanya pertukaran pelajar antar negara
- Mempermudah pendistribusian karya-karya anak bangsa seperti musik, film, fashion maupun furnitureke Negara-negara tetangga maupun Negara-negara berbeda benua yang mana akan memperkuat identitas Negara serta membuat Negara semakin dikenal oleh dunia
— Negatif:
- Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa
- Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa
- Membuat sikap menutup diri dan berpikir sempit
- Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat
- Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal
- Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri
- Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotism
- Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant
4. Bidang Politik
— Positif:
- Memberikan dorongan yang besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara
- Meningkatnya hubungan diplomatik antar negara
- Kerjasama antar negara jadi lebih cepat dan mudah
- Menegakan nilai-nilai demokrasi
- Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama Internasional
- Partisipasi aktif dalam percaturan politik untuk menuju perdamaian dunia
- Adanya peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Contohnya dengan e-government maka hal ini bisa tercapai. Bayangkan saja jika ada anggota DPR yang dapat berinteraksi dengan rakyat yang telah memilihnya, kegiatan tanya jawab, melakukan voting, saran dan kritik akan dapat tersalurkan dengan cepat, langsung, dan nyaman
- Kegiatan komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi informasi menyebabkan sampainya berita lebih cepat, dilakukan secara efisien, dan nyaman. Misalnya jika ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke wakil rakyat maka cukup dengan menggunakan e-mail surat dapat sampai dengan segera.
— Negatif:
- Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan
- Timbulnya gelombang demokratisasi (dambaan akan kebebasan)
- Adanya ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang akan menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas
- Timbulnya fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi
- Timbulnya unjuk rasa yang semakin berani dan terkadang mengabaikan kepentingan umum
- Adanya konspirasi internasional, yaitu pertentangan kekuasaan dan percaturan politik
- Internasional selalu mengarah kepada persekongkolan
- Lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong royong
daftar pustaka:
umber :
Dampak Perkembangan Teknologi terhadap 4 Aspek (Ekonomi,Politik,Sosial, Budaya)
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP EKONOMI, POLITIK, BUDAYA DAN SOSIAL
Perkembangan Teknologi Komunikasi terhadap 4 Aspek ( Ekonomi, Politik, Budaya, Sosial )